Sabtu, 09 Maret 2013

Tugas Resume JarKom Pert 3 - Antara Hub, Switch, dan Router

Hub

Sebuah perangkat terminal koneksi umum dalam jaringan. Hub umumnya digunakan untuk menghubungkan segmen LAN. hub berisi beberapa port. Ketika sebuah paket tiba di satu port, port tersebut dicopy ke port lainnya sehingga semua segmen LAN dapat melihat semua paket.

Fungsi Hub
  • Memfasilitasikan penambahan penghilangan atau penambahan workstation
  • Menambah jarak network ( fungsi sebagai repeater )
  • Menyediakan fleksibilitas dengan mensupport interface yang berbeda ( Ethernet, Toket ring, FDDI )
  • Menawarkan featur yang fault tolerance ( Isolasi Kerusakan )
  • Memberikan menegement yang tersentralisasi ( koleksi informasi, diagnostic)

Minggu, 03 Maret 2013

Tugas Resume JarKom Pert 2 - Model 7 OSI Layers


Model Open Systems Interconnection (OSI) diciptakan oleh International Organization for Standardization (ISO) yang menyediakan kerangka logika terstruktur  bagaimana proses komunikasi data berinteraksi melalui jaringan. Standard inidikembangkan untuk industri komputer agar komputer dapat berkomunikasi pada jaringanyang berbeda secara efisien.

Model Layer OSI dibagi dalam dua group: “upper layer” dan “lower layer”.
“Upper layer” fokus pada applikasi pengguna dan bagaimana file direpresentasikan di komputer.Untuk Network Engineer, bagian utama yang menjadi perhatiannya adalah pada “lower layer”. 

Lower layer adalah intisari komunikasi data melalui jaringan aktual. Tujuan utama penggunaan model OSI adalah untuk membantu desainer jaringanmemahami fungsi dari tiap-tiap layer yang berhubungan dengan aliran komunikasi data.Termasuk jenis-jenis protoklol jaringan dan metode transmisi.

Minggu, 24 Februari 2013

Tugas Resume JarKom Pert 1 - Pengantar Jaringan Komputer

Jaringan komputer (jarkom) adalah ”interkoneksi” antara 2 komputer autonomous atau lebih, yang terhubung dengan media transmisi kabel atautanpa kabel (wireless). Dua unit komputer dikatakan terkoneksi apabila keduanya bisa salingbertukar data/informasi, berbagi resource yang dimiliki, seperti: file, printer,media penyimpanan (hardisk, floppy disk, cd-rom, flash disk, dll). 
Tiap komputer, printer atau periferal yang terhubung dalam jaringandisebut dengan ”node”. 
Sebuah jaringan komputer sekurang-kurangnya terdiri dari dua unit komputer atau lebih.
Peer to peer adalah suatu model dimana tiap PC dapat memakai resourcepada PC lain atau memberikan resourcenya untuk dipakai PC lain, Tidak adayang bertindak sebagai server yang mengatur sistem komunikasi dan penggunaan resource komputer yang terdapat dijaringan, dengan kata lainsetiap komputer dapat berfungsi sebagai client maupun server pada periodeyang sama.

Selasa, 25 Desember 2012

Tugas Resume MSDM - Pertemuan 12

Audit Sumber Daya Manusia

Pengertian : 
Merupakan suatu proses sistematik dan formal yang didesain untuk:
  • Mengukur biaya dan manfaat keseluruhan program manajemen SDM.
  • Membandingkan efisiensi dan efektivitas keseluruhan program manajemen SDM dengan kinerja organisasi di masa lalu, kinerja organisasi lain yang dapat dibandingkan efektivitasnya, dan tujuan organisasi.
Tujuan Audit SDM
  • Membantu memberikan kontribusi yang signifikan terhadap tujuan‐tujuan organisasi dan penciptaan nilai departemen SDM.
  • Mendapatkan umpan balik, baik dari karyawan maupun manajer yang berkaitan dengan tugas‐tugas dan pengelolaan SDM
  • Membantu Manajer SDM dalam membuat keputusan
Manfaat Audit SDM
  • Mengevaluasi keefektifan berbagai fungsi SDM – rekrutmen dan seleksi, kompensasi, pelatihan, penilaian kinerja, dsb;
  • Menganalisis kontribusi fungsi SDM pada operasi bisnis perusahaan;
  • Melakukan benchmarking kegiatan SDM untuk mendorong perbaikan terus menerus;
  • Mengidentifikasi berbagai masalah strategik dan administratif implementasi fungsi SDM;
  • Menganalisis kepuasan para pengguna pelayanan departemen SDM;
  • Mengevaluasi ketaatan terhadap berbagai peraturan perundangundangan, kebijakan dan regulasi pemerintah;
  • Meningkatkan keterlibatan fungsi lini dalam implementasi fungsi SDM
  • Mengukur dan menganalisis biaya dan manfaat setiap program dan kegiatan SDM;
  • Memperbaiki kualitas staf SDM;
  • Memfokuskan staf SDM pada berbagai isu penting;
  • Mendorong keseragaman kebijakan‐kebijakan dan praktik‐praktik personalia 
Lingkup Audit SDM

1. Audit Strategi Korporasi
  • Menilai keterkaitan dan konsistensi kebijakan dan prosedur SDM dengan tujuan dan strategi perusahaan;
  • Mempelajari rencana bisnis jangka panjang, dan melakukan peninjauan lingkungan secara sistematis guna mengungkap tren‐tren yang berubah
2. Audit Fungsi SDM
  • Merupakan penilaian atas berbagai fungsi yang dijalankan departemen SDM. Terdiri atas :
A. Audit Sistem Informasi Sumber Daya Manusia
B. Audit Penyediaan dan Pengembangan SDM
C. Audit Kontrol dan Evaluasi Organisasi

3. Audit Kepuasan Karyawan
  • Kinerja departemen SDM dinilai efektif jika mampu mencapai tujuan perusahaan dan sekaligus juga memenuhi kebutuhan para karyawan.
  • Jika kebutuhan karyawan tidak terpenuhi, maka cenderung akan timbul turnover, kemangkiran, dan aktivitas serikat pekerja.
  • Moral dan kepuasan karyawan adalah prekondisi atau prasyarat bagi peningkatan produktivitas, keresponsifan, kualitas, dan pelayanan pelanggan.
  • Kepuasan karyawan dapat diukur dengan survei kepuasan (satisfactory survey) yang dilakukan secara periodik.
4. Audit Ketaatan Manajerial
  • Ketaatan Internal
 - Menilai dan mengukur berbagai kegiatan MSDM para manajer lini. Apakah sesuai dengan berbagai kebijakan, prosedur, dan aturan yang berlaku?
  • Ketaatan Eksternal
 - Mengantisipasi berbagai regulasi dan informasi yang akan diterapkan oleh pemerintah
 - Menetapkan program dan prosedur untuk menjamin pemenuhan regulasi pemerintah

Tugas Resume MSDM - Pertemuan 11

Sistem Informasi Sumber Daya Manusia

Sistem Informasi Sumber Daya Manusia (SISDM/HRIS) : merupakan sebuah bentuk interseksi/pertemuan antara bidang ilmu manajemen sumber daya manusia (MSDM) dan teknologi informasi. sistem ini menggabungkan MSDM sebagai suatu disiplin yang utamanya mengaplikasikan bidang teknologi informasi ke dalam aktifitas-aktifitas MSDM seperti dalam hal perencanaan, dan menyusun sistem pemrosesan data dalam serangkaian langkah-langkah yang terstandarisasi dan terangkum dalam aplikasi perencanaan sumber daya perusahaan/enterprise resource planning (ERP).

Model Sistem Informasi Sumber Daya Manusia

Model HRIS meliputi tiga subsistem input :
 - SIA (Sistem Informasi Akuntansi).
Menyediakan data personil yang berkaitan dengan keuangan.
 - Penelitian Sumber Daya Manusia.
Berfungsi untuk mengumpulkan data melalui proyek penelitian khusus. Contoh
  • Penelitian Suksesi (succession study).
  • Analisis dan evaluasi jabatan (job analysis and evaluation).
  • Penelitian keluhangrievance studies)
 - Inteligen Sumber Daya Manusia.
Berfungsi mengumpulkan data yang berhubungan dengan sumber daya manusia dari lingkungan perusahaan yang meliputi :
  • Inteligen Pemerintah
  • Inteligen Pemasok
  • Inteligen Serikat Pekerja
  • Inteligen Masyarakat global
  • Inteligen masyarakat Keuangan
  • Inteligen Pesaing
Kemudian dari model subsistem input HRIS dimasukkan ke dalam suatu database yang telah dirancang oleh perusahaan tersebut. Database HRIS bukan hanya data mengenai pegawai tetapi juga mengenai perorangan dan organisasi dilingkungan perusahaan yang mempengaruhi arus personil.

Model HRIS meliputi enam subsistem output yaitu :
  • Subsistem Perencanaan Kerja.
  • Subsistem Perekrutan
  • Subsistem Manajemen Angkatan Kerja.
  • Subsistem Tunjangan.
  • Subsistem Benefit.
  • Subsistem Pelapor Lingkungan.

Tugas Resume MSDM - Pertemuan 10

Globalisasi MSDM

Jenis-jenis organisasi Global :
  • Impor dan ekspor : menjual dan membeli barang dan jasa dengan organisasi di Negara-negara.
  • Perusahaan Multinasional : sebuah organisasi yang memiliki unit-unit operasi yang berlokasi di Negara-negara asing.
  • Operasional Global : sebuah organisasi yang memiliki unit-unit perusahaan di beberapa Negara yang digabungkan menjadi satu untuk beroperasi di seluruh dunia.
 Faktor-Faktor yang Memengaruhi MSDM Global :
  • Faktor hokum dan politik
  • Faktor ekonomi
  • Faktor budaya
  • Faktor Teknologi
Jenis Karyawan Global :

1. Ekspatriat

Ekspatriat adalah seorang karyawan, yang bekerja dalam sebuah operasi, yang bukan merupakan warga yang berasal dari Negara di mana operasi itu ditempatkan, tetapi karyawan tersebut merupakan seorang warga yang berasal dari Negara di mana kantor pusat organisasi bertempat.

2. Warga dari Negara Tuan Rumah

Seorang warga Negara tuan rumah adalah seorang karyawan yang bekerja untuk sebuah perusahaan dalam operasi yang merupakanseorang warga dari Negara di mana operasi tersebut ditempatkan, tetapi kantor pusat perusahaan tersebut berada di Negara lain. Tujuannya karena organisasi tersebut ingin memperlihatkan dengan jelas bahwa organisasi membuat satu komitmen dengan Negara tuan rumah dan bukan hanya membuka sebuah operasi luar negeri.

3. Warga dari Negara Ketiga

Karyawan ini adalah seorang warga dari satu Negara, yang bekerja di Negara kedua, dan dipekerjakan oleh sebuah organisasi yang berkantor pusat di Negara ketiga.

Tugas Global
  1. Tugas teknis, seseorang dikirim untuk melakukan pekerjaan khusus kemudian kembali, dimana dibutuhkan keterampilan kebudayaan tertentu.
  2. Tugas fungsional, seseorang dikirim untuk melakukan proyek atau pekerjaan besar tetapi kembali setelah pekerjaan tersebut selesai, dan diperlukan beberapa keterampilan antarkebudayaan.
  3. Tugas pengembangan, sesorang dikirim untuk mengembangkan dan meluaskan pemahaman mereka tentang operasi-operasi global.
  4. Tugas strategis, seseorang dikirim untuk melakukan pekerjaan strategis yang penting, dalam tugas ini dibutuhkan usaha-usaha lebih, serta pemahaman dan keterampilan antarkebudayaan.


Tugas Resume MSDM - Pertemuan 9

Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)

Keselamatan dan Kesehatan Kerja : adalah suatu pemikiran dan upaya untuk menjamin keutuhan dan kesempurnaan baik jasmaniah maupun rohaniah tenaga kerja pada khususnya, dan manusia pada umumnya, hasil karya dan budaya untuk menuju masyarakat adil dan makmur.

Indikator Penyebab Keselamatan Kerja :
  • Keadaan tempat lingkungan kerja, yang meliputi:
  1. Penyusunan dan penyimpanan barang-barang yang berbahaya yang kurang diperhitungkan keamanannya.
  2. Ruang kerja yang terlalu padat dan sesak
  3. Pembuangan kotoran dan limbah yang tidak pada tempatnya.
  • Pemakaian peralatan kerja, yang meliputi:
  1. Pengaman peralatan kerja yang sudah usang atau rusak.
  2. Penggunaan mesin, alat elektronik tanpa pengaman yang baik Pengaturan penerangan.
Tujuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja :
  1. Agar setiap pegawai mendapat jaminan keselamatan dan kesehatan kerja baik secara fisik, sosial, dan psikologis.
  2. Agar setiap perlengkapan dan peralatan kerja digunakan sebaik-baiknya selektif mungkin.
  3. Agar semua hasil produksi dipelihara keamanannya.
  4. Agar adanya jaminan atas pemeliharaan dan peningkatan kesehatan gizi pegawai.
  5. Agar meningkatkan kegairahan, keserasian kerja, dan partisipasi kerja.
  6. Agar terhindar dari gangguan kesehatan yang disebabkan oleh lingkungan atau kondisi kerja.
  7. Agar setiap pegawai merasa aman dan terlindungi dalam bekerja.